ramawillmetamorphose

Different and Proud

Pintu Terlarang

Pintu_terlarang_The_Forbidden_Door-862000111-large

Akhirnya aku telah menonton film ini juga,film ini sudah lama sekali aku cari-cari xD hahaha. Okey, bagi kamu yang belum nonton, aku sarani gunakan logika seperlunya dan mainkanlah imajinasimu selebihnya😄. Sedangkan yang udah nonton, tapi masi bingung maksud “pintu terlarang” tersebut apa? Mungkin scene Ms. Mona di Herosase adalah jawabannya.

Gambir bertanya pada Mona, bos wanita pendiri organisasi itu, “Bagaimana saya bisa dapat jawaban kalau saya tidak bertanya?”
Pertanyaan itu langsung dibalas, “Kamu kan seniman, Gambir. Gunakan imajinasi kamu.”

Awalnya aku sempat kebingungan dengan alur ceritanya, lebih tepatnya bukan bingung sih, aku memaksakan pikiranku kalau cerita ini berpusat pada satu tokoh saja. Karena aku  pikir hanya film-film Hollywood dan Thailand saja yang bisa membuat film dengan gaya parallel ini dengan epic. Yap, film ini terdiri dari 3 karakter, 3 sudut pandang, dan 3 cerita yang ingin disampaikan oleh penulisnya. Namun, ke-3 nya itu mempunyai benang merah yang pada akhirnya menghubungkan semua teka-teki yang udah dibangun dicerita ini.

Cerita pertama –> Gambir, seorang pematung yang sukses dan mempunyai kehidupan yang diimpikan oleh semua orang. Kaya raya, mapan, istri yang cantik, keluarga dan teman-teman yang peduli. Indah sekali bukan? Namun lama kelamaan dia sadar kalau kesempurnaan hidupnya itu adalah sebuah ilusi. Kenyataannya hidupnya hanyalah dikendalikan oleh orang-orang di sekelilingnya dan memanfaatkannya. Harus menuruti semua keinginan istrinya yang perfeksionis. Sebelum mereka menikah, mereka sempat menggugurkan kehamilannya. Bukan karena sang istri malu hamil di luar nikah, tapi karena istrinya ingin mengejar karir terlebih dahulu dan bayi malah akan menghambatnya. Tetapi, di sisi lain istrinya gak tega juga membuang janin yang tak berdosa  hasil hubungan mereka. Sang istri pun memaksa untuk menanamkan janin tersebut ke dalam perut patung wanita hamil yang dibuat oleh Gambir. Maka dari itu banyak yang mengagumi patung Gambir yang kesannya lebih hidup (padahal didalamnya tersimpan janin-janin hasil aborsi yang dibelinya dirumah sakit).

Ko Jimmy, seorang bisnisman yang memanfaatkannya membuat dia stuck dalam berkarya. Ibunya, yang memaksanya untuk cepat punya anak dengan cara apapun, bahkan gilanya menyuruh istrinya tidur dengan teman-teman Gambir sendiri, yaitu Rio dan Dandung tanpa sepengetahuan Gambir. Temannya sendiri, seperti Rio ternyata bukanlah benar-benar teman, Rio iri dengan kehidupan Gambir. Semuanya tertutup dalam pintu terlarang. Masalahnya, ketika kita sudah membuka pintu terlarang tersebut, apakah kita akan menutupnya kembali atau membiarkannya terbuka?

Cerita kedua –> Adalah mengenai seorang anak kecil yang menjadi korban kekerasan oleh orangtua kandungnya sendiri. Setiap kali dia melakukan kesalahan yang bahkan cuma masalah sepele dia disiksa secara fisik dan mental. Sungguh kondisi yang berat untuk dijalani oleh seorang anak kecil. Akhirnya pada suatu malam, anak kecil itu pun membunuh kedua orangtuanya tersebut dan dia pun bunuh diri.

Cerita ketiga –> Mungkin karakter ini tidak terlalu diekspos di film ini, tapi di novelnya katanya karakter ini punya space yang cukup banyak. Seorang jurnalis bernama Pusparanti yang sedang menyelidiki seorang pasien rumah sakit jiwa. Pasien rumah sakit jiwa tersebut kerap kali mendapat penyiksaan dari orangtuanya juga, hingga diumurnya yang ke-8 dia membunuh kedua orangtuanya juga. Nama pasien tersebut adalah “Gambir”.

Yap, benar sekali. Cerita pertama dan kedua adalah hasil imajinasi dari Gambir. Gambir yang sudah bertahun-tahun tinggal di rumah sakit jiwa tersebut dan hidup di ruangan yang sempit tersebut menciptakan dunianya sendiri didalam pikirannya dengan orang-orang disekitarnya sebagai pemerannya. (Makanya di ending cerita kita lihat istrinya ternyata adalah Pusparanti sang jurnalis yang sering membawakannya bahan bacaan, temannya, Dandung adalah seorang penjaga sel, dan nenek-nenek didepan selnya pun dijadikannya objek yang berperan dalam dunia yang dibuatnya sendiri di imajinasinya).

Aku acungi 2 jempol untuk film se-epic ini (y)(y). Keren !!

Sentilan dan Pesan

Banyak scene yang cukup menarik perhatianku yang menurutku tidak bisa diabaikan dan tersimpan sentilan serta pesan yang membuat orang-orang menginterpretasikan sendiri maksud dari scene-scene tersebut. Beberapa diantaranya :

Gambir dan Bapak Misterius di Rumah Sakit

capture-20140330-134520
Kurang lebih percakapannya gini

Bapak : Udah sering kesini?
Gambir : Baru pertama kali
Bapak : Oh, pertama kali. Waktu saya dan istri saya pertama kali kesini. Kami tidak bisa tidur selama seminggu. Pertama kalinya merasa seperti pembunuh. Selanjutnya seperti merasa bersalah tapi setelah itu menjadi rutinitas.
(diam sejenak)
Bapak : ide siapa kesini? Coba saya tebak, istri kamu malu hamil di luar nikah? Itu bukan sebuah alasan untuk aborsi.
Gambir : Jadi alasan bapak melakukan aborsi?
Bapak : Oh, kami tidak perlu malu. Kami sudah menikah ketika menggugurkan anak pertama. Kami Cuma tidak ingin punya anak saja. Poin nya apa?
“Kami yakin anak-anak itu juga tidak ingin dilahirkan. Dunia ini tidak menawarkan apa-apa kecuali masalah”

Scene Gambir “Imajinasi” sebelum membunuh Ibunya

capture-20140330-153533
Kurang lebih percakapannya gini

Gambir : Ibu tahu gak, kalau gak ada seorang anak pun yang mau lahir di dunia ini?  Stiap anak lahir karena konsekuensi hubungan bapak dan ibunya. Tapi sebagian orang tua bisa dimaafkan karena mereka memberikan kasih sayang. Ngasih cinta buk. Bukan Cuma penderitaan dan rasa sakit.

Isu kekerasan dalam rumah tangga, khusunya menyangkut anak. Dua scene ini seolah menegaskan, ada tipe orang tua yang siap mempunyai anak dan ada yang tidak. Dari perspektifku sih, belum tentu yang melakukan aborsi itu lebih buruk daripada orang tua yang melahirkan anaknya namun malah menyiksa anaknya tersebut.

Topeng Babi yang dipakai Gambir

capture-20140330-013846
Menurutku, topeng tersebut melambangkan dirinya yang merasa jijik terhadap apa yang sudah dilakukannya. Yaitu memasukkan janin-janin hasil aborsi tersebut kedalam Patung Wanita Hamilnya. Babi merupakan umpatan kasar di Indonesia buakan?

Scene pusparanti

page
Mungkin sebagian orang merasa bingung dengan scene ini apa maksudnya. Tetapi ini merupakan salah satu clue di ending cerita ini. Ya, sosok Pusparanti sengaja masih dirahasiakan namun karakter ini memiliki peran cukup penting didalam film ini.

Herosase

capture-20140330-141353
Sebuah klub rahasia yang memiliki aktifitas mengerikan. Aku yakin nama “Herosase” ini diambil dari suatu bahasa atau istilah tertentu. Dan itu masih menjadi misteri menurutku :v

Be a Good Wife. Get A Job

capture-20140329-210631
Baliho atau banner ini juga sering banget muncul jadi fokus :v Sangat nyindir ya di era metropolitan ini.

42651378

capture-20140329-210919
Mungkin bagi sebagian orang ini nomor telepon kantor biasa. Tapi, Angka yang menempel di pintu ruangan Bu Mona ini sempat beberapa kali menjadi fokus di beberapa scene. Seolah menegaskan angka ini memiliki misteri. Hahahha. Aku coba cek nomor telepon rumahku (tanpa pake kode wilayah) berjumlah 7 digit. Tapi aku search di google ternyata nomor telepon ada yang terdiri dari 7-8 digit. Fakta aneh lainnya adalah tidak ada satupun angka yang berulang di deretan angka ini. Dan dari semua jenis angka hanya angka 0 (awal angka) dan 9 (akhir angka) yang tidak ada. Misteri lain, hasil analisa kecil2an kurang kerjaanku  mengarah ke Heksagram a.k.a Lucifer :v

Cek this
lucifer

 

Lukisan mata satu penutup pintu terlarang

capture-20140329-220102
Mata satu kerap dikaitkan dengan iluminati. Lukisan ini diletakkan didepan pintu terlarang. Seolah menegaskan “I’m watching you” and “I’m Controlling You”. Hiiiii, tatapan kosongnya serem.

Simbol misterius di ruang Herosase

iluminatiasmonrlatoasmon.1
Masih di lingkup Herosase, saat Gambir masuk ke sebuah ruangan member di Herosase tampak jelas sebuah symbol aneh di Tv. Yap, simbol itu ambiguitas sih, tapi tetap mengarah ke Iluminati. Membentuk sebuah segitiga yang melambangkan piramida, terus bisa juga ke tanduk baphomet. Dan bulatan di tengah yang seperti bola mata.

Oke, kayaknya sang sutradara memberi sebuah pesan disini yang cukup membuat aku tersentil keras :v
Iluminati dilambangkan dengan sebuah mata yang menegaskan “I’m watching you”. Di beberapa situs juga mengatakan dampak dari iluminati itu adalah “Mind-Controlling”. Apa hubungannya ?

Herosase adalah klub yang berisikan tontonan nyata yang diambil menggunakan kamera tersembunyi yang dipasang diam-diam di tiap tempat/rumah objek tontonan (sama kayak lambang mata satu iluminati, melambangkan kalau dia mengetahui segalanya melebihi tuhan). Berbagai menu channel tersedia, ada yang tentang penyiksaan anak, perselingkuhan anak dibawah umur, pemerkosaan, dan menu-menu aneh lainnya yang bisa memuaskan dan dikonsumsi para anggotanya. Kita analogikan dengan tayangan televisi sekarang, tema-tema diatas bukan hal baru lagi di layar kaca. Karena terbiasa disajikan tayangan-tayangan seperti itu, hal tersebut menjadi hal yang biasa menemani kita makan. Dan mengabaikan nurani.

Kaitannya ke iluminati adalah, isu yang berkembang mengatakan gerakan iluminati ini sangat eksis di dunia hiburan. Pertama mereka masuk meracuni pikiran kita, selanjutnya “Mind-Controlling”. I don’t know, pande-pande diri aja deh :c

Majalah berserakan

capture-20140329-225749
Aku sempat bingung, kalau Gambir sudah di dalam sel rumah sakit jiwa itu dari umur 8 tahun, kenapa imajinasinya (Cerita pertama dan cerita kedua) begitu detailnya? Ternyata scene menuju ending dimana Gambir duduk menangis di tumpukan buku-buku, majalah yang dikasih Pusparanti adalah jawabannya. Ternyata buku, majalah dsb nya itu bukan sekadar property. Dari buku dan majalah yang dibacanya itulah Gambir menciptakan imajinasinya sendiri dengan orang-orang disekitarnya adalah pemerannya. Seperti kata penjaga sel : “Gak ada yang tahu apa yang ada di isi kepalanya (read : Gambir)”

Mantap deh karyanya (y). Ini yang membuat aku menyukai sebuah film tipe drama psikologi thriller gini. Memiliki kepuasan tersendiri kalau memecahkan misterinya. hahah

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s