ramawillmetamorphose

Different and Proud

Opening…..

Matrikulasi, awalnya aku mikir matrikulasi itu ada hubungannya dengan Matriks (Matematika) *ngaco*, ternyata gak ada hubungannya sama sekali. Aku tanyak kakak aku katanya itu semacam pengenalan jurusan. Misalnya kalo dia S1 Komputer dan S2 nya milih Sastra Jepang (gak tau bisa ato gak), jadi ada masa Matrikulasi (karena itu kan sesuatu yang masi baru banget  si korban/bisa dibilang gak nyambung sama si korban). Kalo di S1 mungkin peralihan dari pelajaran SMA ke jurusannya masing-masing kali yak. Aku juga kurang paham dengan maksud dan tujuan matrikulasi ini. -___-“

Gak seperti biasa, aku bangun jam 06.00 pagi hari ini. Kenapa ? ya iyalah, secara hari ini pembukaan matrikulasi atau semacam pengenalan kampus ama anak-anak yg keterima di jalur undangan. Langsung deh pagi-pagi buta naik angkot walopun masih ngantuk. Dan aku gak sempat melihat kepulangan kakak aku yg hari ini aka balik ke Aceh.

Sampainya disana, ternyata umatnya udah bejibun aja. Aku pun yg gak kenal siapa-siapa, macam orang paok nyari tempat paling sudut (Dasar autis). Lama kelamaan, penuh juga bangku-bangku kosong di sebelah aku. Tiba-tiba segerombolan cowok datang rame-rame menempati bangku kosong disebelah aku. Dari awal pembukaan sampek penutupan, yang dibicarain gerombolan orang itu adalah seputaran masalah cewek. Yeah, gak perlu aku jelaskan lebih mendetail lagi, karena kalian sendiri pasti udah tau bakal mengarah kemana percakapan “boy’s talk” ini.

Sebelum penutupan, salah satu perwakilan dari mahasiswa yang diterima jalur undangan diberi kesempatan menyampaikan sepatah dua patah kata. Dan yang maju adalah seorang perempuan “bermarga siregar”, tidak mengenakan hijab tapi pidatonya macam khotbah. “Ini kan acara umum dengan berbagai latar belakang agama dan tentunya karakter. Sedangkan dosen aja setelah ngucapin selamat pagi atau assalamualaikum langsung ke topik yg mau dibicarakan” komenku dalam hati. Aku yakin, bukan Cuma aku aja yag berpikiran seperti itu.

Setelah penutupan upacara pembukaan, kami diusir dulu keluar sambil nungguin kakak-kakak senior mengurusi dan menyiapkan ujian pra test kami. Aku lagsung nyari-nyari toilet dan damn, ngantri panjag banget. Ada yang boker pulak tuh, hidungku dimasuki aroma tak sedap (kayaknya boker kau juga bauk lah Dan, boker semua orang bauk). Setelah keluar dari toilet, aku pun bingung gak tau mau kemana dan gak ada tujuan dan teman (hiks). Tiba-tiba pas aku ngelilingi tuh Auditorium di putaran ke-3 (macam mau haji aja, syai) aku melihat Roy berdiri di depan auditorium. “Hahaha, ternyata dia sendirian juga. Langsung aja aku samperin.

Kami ngebicarai seorang perempuan bernama Della *esseh*. Seorang perempuan yang dulu teman 1 smp Andre (teman aku ) lulus jalur undangan di STEI ITB. Aku udah tau sih sebenarnya (pas denger itu, aku lagsung iri tingkat kabupaten. Secara, fakultas itu adalah fakultas yang aku damba-dambakan dari SMA. Hiks). Yang buat aku terkejut adalah perkataan Roy….
“Aku kan sekelas ama dia di GO, rata-rata nilai dia 10, panteslah lulus disana” kata Roy
“Damn, ada nilai siswa 10? Kayak mana lagilah itu otaknya ya?” pikirku dalam pikiranku.

Ujiannya pun dimulai, ya ampun. Enggak tau aku yang bodoh mintak ampun ato soalnya yg tingkat dewa, MM aku yakin benar 4 dari 15, Fisika yakin 2 dari 15, kimia yakin 4 dari 15 dan biologi yakin 10 dari 15. Mengerikan sekali, selebihnya pake rumus feeling (kebetulan gak ada pengurangan kalo salah). Aku harap hasilnya gak dipublish.

Baiklah, ini pertama kalinya aku ngeliat anak-anak TI jalur undangan semenjak registrasi. Dan kami disuruh senior ngumpul di gedung TI. Baiklah, kestresanku pun makin menjadi-jadi karena feeling aku benar, bukan ujian aja yang ada pretestnya, OSPEK pun ada pre-OSPEK nya? Yasudahlah, ending cerita ini habis dikerjai sama kakak senior (yah untungnya dewi fortuna berpihak di pertemuan 1 ini padaku. Aku gak pala kenak permalukan dan di games 1, aku dan beberapa orang menang). Hehehhe….aku gak tau hari Rabu kelanjutannya kayakmana. Yang jelas, kami dikasih tugas karangan esai tentang “apa yang akan kami lakukan setelah tamat dari TI?” DAN HARI RABU HARUS DIKUMPULKAN DAN DIPRESENTASIKAN. Hadeh.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s